PENDAHULUAN
1.1.
LATAR
BELAKANG
Ilmu
pengetahuan alam adalah salah satu ilmu dasar yang banyak digunakan dan
dipelajari oleh setiap orang. Hal ini berhubungan dengan gejala alam, perilaku
dan struktur benda yang sudah diamati oleh para peneliti sejak dahulu. Jika
kamu perhatikan dengan seksama banyak benda-benda yang ada di sekelilingmu
tidak pernah diam. Di kota-kota besar terlihat berbagai jenis kendaraan berlalu
lalang di jalan raya. Di udara pesawat terbang melesat dari suatu tempat ke
tempat lainnya. Bahkan di sungai dan laut pun perahu-perahu melesat di
permukaan air. Tentu semua hal tersebut dikendalikan oleh sesuatu yang
menghasilkan gaya, baik berupa dorongan maupun tarikan untuk menggerakkan
benda-benda tersebut. Akan tetapi bagaimana benda-benda tersebut dapat
digerakkan oleh gaya? Apakah semua benda dapat ditarik dan didorong oleh gaya?
Gaya
ada yang kuat dan ada yang lemah. Makin besar gaya yang dilakukan, makin besar
pula tenaga yang diperlukan. Benda yang dikenai gaya dapar bergerak, berhenti
bergerak, berubah arah, atau berubah bentuk. Gaya dapat membuat suatu benda
bergerak bertambah cepat, melambat atau berbelok. Selain itu, gaya juga dapat
menyebabkan suatu benda bergerak atau berubah bentuk.
Hukum
gerak Newton adalah hukum sains yang ditentukan oleh Sir Isaac Newton mengenai
sifat gerak benda. Hukum gerak Newton itu sendiri merupakan hukum yang
fundamental, artinya pertama hukum ini tidak dapat dibuktikan dari
prinsip-prinsip lain. Kedua hukum ini memungkinkan kita agar dapat memahami
jenis gerak yang paling umum yang merupakan
dasar mekanika klasik.
1.2.
RUMUSAN
MASALAH
1. Apa
yang dimaksud dengan gaya?2. Apa saja bagian-bagian dari gaya serta penjelasannya?
3. Bagaimana penjumlahan gaya?
4. Bagaimana perbedaan antara hukum newton I, II, dan III?
1.3.
TUJUAN
1. Mengetahui
tentang pengertian gaya.2. Mengetahui tentang jenis-jenis dari gaya.
3. Mengetahui tentang penjumlahan gaya.
4. Mengetahui perbedaan antara hukum Newton I, II, dan III.
Download
Tidak ada komentar:
Posting Komentar