Sabtu, 15 Juni 2019

Penutup

PENUTUP

3.1.   KESIMPULAN
Gaya merupakan suatu kekuatan (tarikan atau dorongon) yang berakibat kepada benda tersebut, dengan seperti ini benda itu mengalami perubahan posisi (bergerak), atau berubah bentuk. Gaya terbagi ke dalam 7 jenis yakni gaya otot, gaya pegas, gaya gesek, gaya mesin, gaya gravitasi, gaya magnet, dan gaya listrik.
Penjumlahan gaya merupakan gabungan dari dua atau lebih gaya yang bekerja pada suatu benda dalam satu garis kerja. Ketika dua buah atau lebih gaya yang bekerja pada satu benda dalam satu garis kerja yang diganti oleh satu gaya, sehingga hasil dari gaya-gaya yang bekerja tersebut dinamakan dengan resultan gaya. Adapun gaya-gaya yang bekerja pada suatu benda dapat berupa gaya-gaya yang searah, berlawanan arah, gaya yang saling tegak lurus.
Hukum Newton merupakan tiga rumusan dasar mekanika klasik yang menggambarkan hubungan antara gaya yang bekerja di suatu benda dan gerak yang disebabkannya.
Hukum Newton I menyatakan bahwa benda yang diam akan tetap diam dan tidak akan bergerak sampai ada yang membuatnya bergerak, dan benda bergerak akan terus bergerak dan akan diam apabila ada gaya yang mempengaruhinya untuk diam. Rumus hukum Newton I yaitu ΣF = 0
Hukum Newton II menyatakan bahwa massa suatu benda akan mempengaruhi gaya dalam suatu sistem. Bertambah atau berkurangnya massa akan menghasilkan suatu perubahan. Rumusnya yaitu ΣF = m x a.
Hukum Newton III menyatakan bahwa suatu benda baru akan berinteraksi apabila ada yang memberinya gaya, bentuk interaksi tersebut dengan membelas gaya yang telah diberikan pada benda tersebut kea rah sebaliknya. Rumusnya yaitu Faksi = Freaksi
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar